Resign
Hai guys,
gue mo numpang curhat ya. buat windi yg baru aja nelpon, sori ga bisa curhat on the phone.
jadi gini,
kemarin, gue udah resmi resign dari Cikal. bahan pertimbangan gue, karena gue pengen ngasih ASI eksklusif ke atala. gue sendiri masih pengen kerja (kantoran maupun bisnis), tapi kan masih bisa ditunda. yang makin jadi pemicu karena sehari sebelum resmi resign, atala dikasih susu formula lagi, karena ASI yang gue pompa makin hari kurang cukup buat doski yang makin hari makin nambah teruuuuuusss...
trus, berhubung sekarang di Cikal udah ada kepala perpustakaan walau belum 3 bulan (masih probation), gue ngobrol2 ama dia, naaaaah, dia sebenarnya pengen menahan gue, karena pertimbangannya dia itu, daripada nanti ada orang baru, kan lebih rebek lagi, harus ajarin lagi ini-itu. dia kasih opsi beberapa, misalnya, cuti tanpa digaji selama 2 bulan, gitu.
trus, dia ngomong lagi gini, katanya ini buat bahan intropeksi gue, buat nanti gue bekerja dimanapun, meskipun gue udah ga di Cikal lagi. Jadi, selama gue bekerja di Cikal, para petinggi menilai pekerjaan perpustakaan itu sangat lelet banggets, dan mereka menilai performa kerja gue kurang baik. Jadi sebenarnya, para petinggi sendiri sudah ga mengharapkan gue untuk kembali ke Cikal seusai cuti kemarin (entah itu maksudnya, ga mengharapkan gue masih mau balik ke cikal, atau memang mereka udah ga mau gue lagi -- gue lagi ga bisa berfikir positip, tapi juga ga mau berfikir negatip)...
inti maksud beliau sih begini, gue sekarang ada kesempatan untuk nunjukin bahwa gue bisa lebih baik, jadi sebaiknya jangan berhenti sekarang.
hihihi. gue dengernya sedih deh, walaupun ga kaget juga. tapi dengan ibu itu bilang begitu, gue makin bulet untuk resign. gue bilang,
"aduh ibu, rumah saya ini jauh bu, dan saya masih begadang dimalam hari. bukannya kalau saya tetep kerja, bisa-bisa performa kerja saya makin dianggap tidak baik, sedangkan dirumah juga anak saya ga keurus sama saya ? trus mau minta cuti tanpa gaji...kalau mereka saja menilai saya kerjanya ga baik, bukannya saya jadi malu mau minta cuti???"
ibu itu tetep keukeuh agar gue berfikir baik-baik. dan bulet-bulet. dan sepanjang hari kemarin itu gue terus berfikir -- sekaligus intropeksi--
...terlepas dari kenyataan bahwa, di perpustakaan itu gue sendirian dengan ratusan buku dan mainan baru yang harus diolah dengan kondisi komputer yang harus bergantian (disediakan 2 komputer untuk 1 orang IT, 1 sekretaris, para guru dan pustakawan), (untuk pengolahan sih dibantu kadek juga di Cikal Kemang)...
dan juga harus melayani para murid2 TK dan SD yang heboh, sering berantakin perpustakaan, berantem rebutan buku, dan rebutan minta story telling...belum lagi yang terlambat mengembalikan buku (bikin surat reminder), menaruh sembarangan ditempat rak sepatu, tempat bermain,dan..
oh iya, gue lagi hamil pula....gue intropeksi diri...bagaimana gue waktu itu menanganinya ya?
trus gue jadi inget betapa gue setiap pulang kerja selalu merasa capek tak berkesudahan (untung ada pras yang dengan senang hati mijitin walaupun gue ga minta), dan kontraksi yang terus menerus sampe bedrest..
jadi gue menarik kesimpulan, mungkin gue emang not good enough for cikal. dengan ekspektasi yang tinggi dan fasilitas yang minim, mungkin gue diharapkan bisa kreatif mencari jalan, misalnya, bagaimana caranya 100 buku baru datang dihari kamis dan bisa dipake para guru di hari senin, dengan komputer yang ngantri dan para murid yang bermain diperpustakaan---
mungkin sabtu-minggu gue harusnya ke kantor? mungkin gue harusnya bawa laptop dari rumah? atau gue harusnya pulang jam 8 malem?? Well...
ga ada yang bisa gue rubah dari kenyataan juga kalau gue itu sedang hamil. dengan nafas tersenggal-senggal, mengejar deadline, dan masih dianggap lelet, apalagi yg bisa gue katakan? gue speechless deh.
gue cuma bisa ambil hikmahnya, bahwa, walaupun fasilitas kantor minim, tapi kalau pekerjaan ga beres, tetep aja nama baik kita yang dipertaruhkan. gue merasa nanti keluar dari cikal seperti orang gagal. huahaha. paling engga, gue dianggap ga bagus deh. it's something i need to learn.
Paling on the bright side, walapun gaji di Cikal biasa-biasa aja (masih di bawah 1,5juta, tapi diatas UMR kok, he3), paling engga, pas gue cuti hamil dapet gajiiiiii, he3.
tapi alhamdulillah, sekarang perpustakaan cikal pejaten sudah punya 2 komputer lho. dan sudah ada staf tambahan, apalagi ditambah kepala perpustakaan. jadi, siapapun pengganti gue, jangan pantang masuk ke Cikal! he3.
siapa yg mau gantiin gue? hihihihi







1 Comments:
Iya nih, payah gak curhat dulu ke gw. Btw, my dearest best friend.. just follow your heart and I'll back you up 1000%. If you think that atala need you so much, then go to him and worry no more. Everything will be just great!! Banyak yang cari librarian lagian!!!OkKK...
(jgn lupa hasil weedingnya yak! hehhehehe)
Post a Comment
<< Home