Monday, August 27, 2007

syahira -- gifted child ?



Ponakanku ini namanya syahira. Cantik banget kan? anak ke-2 dari 4 bersaudara, sekarang tinggal di Perth, Australia. Umurnya sebentar lagi 5 tahun bulan november besok. Extremely bright, bikin para om-tante, akek-ineknya terheran-heran sendiri. Walaupun sering mogok sekolah, tapi udah berapa kali dapet reward melulu. Terutama kalau sudah lomba menyusun puzzle kecil2 yang katanya gede banget se papan tulis gitu. udah benar, cepet pula. WOW.

Kalau ayahnya telpon ke jakarta, ada aja yang diceritain tentang syahira. anaknya heboh banget. Tantrumnya sejak dulu parah abis. Sejak kelahiran adiknya syafiq, 2 bulan lalu, tampaknya kelakukan syahira makin parah aja katanya. Ayah-ibunya udah bingung mau bagaimana.

Bulan juli 2006 lalu, waktu aku ga sengaja ketemu blognya ibu julia van tiel, www.gifted-diskroni.blogspot.com, aku curiga syahira termasuk anak gifted. Sekarang, tampaknya semakin jelas aja deh, tapi belum di cek secara resmi sih sebenarnya. selain di blognya, Tulisan ibu Julia Van Tiel juga bisa dilihat disini: teori giftedness.

masalahnya dimana sih gifted child itu? katanya sih Most gifted children have some asynchronies. That means they they are not developing evenly in every way. Your sweet little seven-year-old may at times have insights worthy of an adult, the attitude of a teenager, and the hissy fits of a preschooler... and that doesn't even address their academics! For a gifted child, this can be normal behavior. Some gifted children, however, have more extreme asynchronies. Some of these may fall into the category of learning disabilities. These kids, who are gifted but have learning or attention difficulties, are what we call “twice exceptional.” (http://www.hsc.org/chaos/gifted/twiceexceptional.php)

Gifted child berdasarkan pemahamanku adalah anak dengan kecerdasan istimewa dan memiliki IQ diatas 130, saking cerdasnya, anak gifted mengalami ketidakharmonisan dalam berbagai faset perkembangan, yaitu perkembangan intelektual, psikologis, motorik, sosial, dan bahasa. Ketidakharmonisan itulah anak gifted menjadi mempunyai perkembangan diskronisasi atau gangguan perilaku.

Ciri-ciri gifted dengan perkembangan disinkroni yang dimiliki syahira sepertinya begini:

1. Motorik berkembang sangat baik --> Ingatanku ke syahira adalah syahira sudah bisa membuka kancing baju dan buka celana di usia 1.5 tahun

2. Penggunaan bahasa yang sangat baik --> syahira memang suka menggunakan tata bahasa yang baik. Dia paling suka membetulkan kata-kata orang lain, terutama inek dan akek waktu bicara bahasa Inggris

3. Sangat mandiri --> syahira sudah ingin melakukan segala hal sendiri sejak kecil. makan sendiri, pakai baju sendiri, dan lain sebagainya. Kabarnya saat ini syahira sudah menyusun bajunya sendiri di lemari, dan semua disusun berdasarkan warna baju, dll.

intinya, syahira mengalami loncatan perkembangan intelektual (mendahului teman seusianya) yang ditandai dengan cepat belajar (sendiri) membaca, menulis, dll.

selain itu, ini ciri-ciri yang lain: mempunyai ingatan yang sangat kuat dan terkembangnya memori fotografis, sangat kreatif, sangat humoris, perfeksionis...apalagi ya?

ciri-ciri yang positif diatas dapat menjadi masalah, misalnya perkembangan sensoris yang sangat baik menyebabkan anak gifted jijik terhadap yang basah-basah dan lengket-lengket, panik dalam kebisingan, dll. hal ini aku ingat waktu syahira 2 tahun benar-benar ga mau kotor dan ga mau main pasir saat ke pantai.

selain itu, syahira sering banget break down kalau ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya. misalnya saja saat mau makan dan ayahnya lupa membubuhkan saos tomat, halla...bisa guling-guling dia.

Permasalahan lain dengan anak balita dengan lompatan perkembangan, biasanya akan punya masalah dalam perkembangan sosial-emosionalnya. mungkin itu sebabnya syahira enggan ke sekolah dan menganggap sekolah hanya boring place saja.

hmmm...gimana ya...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home