Monday, September 10, 2007

sekolah VS homeschool

kenapa homeschool selalu dibandingkan dengan sekolah ya?

sepertinya ini memang sulit untuk dihindari. Bagi orangtua homeschool, pertanyaan "Why do you homeschool" akan terus "menghantui" sampai bertahun-tahun dan terkadang ada beberapa orangtua yang menjadikannya salah satu "konsekuensi" memilih homeschool. Akibatnya, ketika orangtua memutuskan memilih homeschool, terkadang orangtua merasa "wajib" untuk "menjelek2an" sekolah, sehingga keputusan homeschoolnya bisa terlihat "masuk akal" bagi orang sekitar. Orangtua yang lain mungkin memilih tidak menjelek2an sekolah dan hanya menyebutkan beberapa kelebihan homeschool, tapi jadi terdengar seolah "menyindir" bahwa sekolah itu sebaliknya (jadi terdengar sama saja dengan "menjelek2an sekolah).

Hal ini juga bisa terjadi sebaliknya. terkadang orangtua yang memilih menyekolahkan anaknya dan kemudian bertemu dgn orangtua lain yang homeschool merasa perlu juga "membela diri" untuk menyebutkan alasan-alasan mereka tersebut dengan sikap yang sama. Entah "menjelek2an" homeschool atau menyebutkan kelebihan sekolah yang akhirnya terdengar sebagai "sindiran" bahwa homeschool itu tidak begitu.

Hmm...kadang-kadang capek juga ya sepertinya ga bisa hanya menjawab sederhana, "sepertinya homeschool lebih cocok dengan keluarga kami" karena akan timbul pertanyaan, apa yang membuat sekolah tidak cocok? dan juga sebaliknya. Pada akhirnya jawaban apapun atau penjelasan apapun jadi terdengar mendeskriditkan yang lain.

Hmm...Sepertinya memang susah untuk dihindari ya.. terutama apabila keputusan homeschool terjadi sebagai akibat dari kekecewaan yang besar terhadap sekolah. Keputusan homeschool bisa berasal dari si anak sendiri yang enggan sekolah atau mungkin orangtua sendiri yang merasa "dirugikan" oleh pihak sekolah. Dan keluarga seperti ini banyak lho jumlahnya...Naah, ini bisa lebih "memperparah" lagi deh sekolah VS homeschool.

Bagaimanapun,

Menurutku, anak-anak generasi sekarang cukup beruntung bahwa mereka punya pilihan. Kalau mereka mogok sekolah atau mempunyai nilai yang buruk disekolah, setidaknya orang tidak lagi seenaknya memberi label "pemalas" atau "bodoh" atau "anak yang gagal". Mungkin saja memang sistem disekolah kurang cocok buat mereka, iya toh?

Selain itu, homeschool itu bukan solusi atau jalan keluar. Homeschool itu kan sama dengan sekolah, sama-sama sarana untuk mendapatkan pendidikan. jadi ya....tetap aja akan ada masalah....iya kan...

Lagipula, kalau kita melihat anak sebagai yang berkepentingan untuk mendapatkan pendidikan, artinya homeschool atau sekolah, manapun yang dipilih, tetap saja anak perlu dilibatkan untuk memilih cara yang mana yang paling cocok untuk meningkatkan potensi mereka. Ga perlu kaku memilih Full sekolah atau full homeschool juga kan?

1 Comments:

At 3:00 PM, Blogger 渡廬.哲野的部落格 said...

This is a Nice Blog I've ever seen!

Welcome to my Blog.
my blog is base on images,
hope you can find some meaning on it,
and won't disappoint you
I live in TAIWAN.

http://guban.blogspot.com/

guban

 

Post a Comment

<< Home